Sholat Tahajud Dengar Adzan Subuh, Apakah Harus Dihentikan?

 

Mediadakwah.online - (Republika.co.id) —Ibadah sholat malam baik berupa sholat tahajud atau lainnya menjadi amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.

Sunyinya malam yang membuat khusyuk, hingga janji ganjaran yang besar membuat banyak Muslim berbondong-bondong mengerjakannya.

Kendati begitu, masih banyak pertanyaan di tengah umat Islam terkait tata cara hingga aturan ibadah ini. Tentang waktu akhir atau batas waktu pelaksanaan sholat tahajud hingga mengenai sholat tahajud ketika adzan Subuh baru berkumandang. Bagaimanakah penjelasannya?

Dilansir dari elbaladnews, anggota Fatwa Dar Al Ifta Mesir, Dr Mahmoud Syalabi, mengatakan orang yang sedang melakukan sholat tahajud kemudian mendapati bahwa adzan berkumandang di sela-sela sholat tahajud, maka lanjutkanlah sholatnya.  Selesai sholat tahajud, bisa juga menunaikan sholat sunnah fajar (sholat sunnah rakaat qabliyah Subuh) dan kemudian sholat Subuh.

Penasihat Ilmiah Mufti Republik, Majdy Ashour,  mengatakan bahwa sholat tahajud dimulai setelah sholat Isya hingga sholat fajar. Dia juga membenarkan pandangan Mahmoud Syalabi tentang sholat tahajud saat adzan berkumandang.

"Dan jika kamu mulai sholat malam dan adzan subuh memanggilmu, jangan hentikan sholatmu dan selesaikan, lalu setelah itu kamu soalat dua rakaat sunnah Subuh dan kemudian sholat Subuh,”jawabnya.

Direktur Departemen Pelatihan dan Pembina Fatwa Darul Iftaa, Amr Al Wardani, mengatakan jika seseorang sholat sepuluh menit sebelum adzan subuh, maka dia telah sholat qiyamul lail.

“Apakah sholat sepuluh menit sebelum sholat subuh dihitung sebagai sholat malam?” Bahwa barang siapa yang sholat sepuluh menit sebelum muadzin adzan Subuh, dihitung sebagai sholat malam, karena malam berakhir dengan terbitnya fajar,” terangnya. [artikel asli]

 

 

Iklan Bawah Artikel