Ustadz Khalid Basalamah Ungkap Waktu Terbaik Istigfar dan Mohon Ampunan Dosa

 

Mediadakwah.online - Ternyata Allah Subhanahu wa ta'ala mencintai waktu tertentu kala hamba-Nya mengucapkan istigfar seraya memohon pengampunan dosa. Hal ini sebagaimana disampaikan Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA dalam tausiyahnya di majelis ilmu. Ia mengatakan, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam kerap mengucapkan kalimat mulia istigfar selepas melakukan ibadah.

Bagi orang beriman, penting rasanya melakukan tobat usai berbuat dosa. Banyak surah dalam kitab suci Alquran yang menjelaskan sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta'ala mencintai orang yang bertobat.

Sebagaimana diketahui, pengantar hamba yang ingin bertobat melalui kalimat istigfar. Kalimat suci ini mengandung makna mendalam bagi umat Islam meski terbilang sederhana. Tentu ada waktu yang lebih afdhal dalam mengucapkan permohonan ampun ini kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Lewat tausiyahnya, Ustadz Khalid Basalamah menceritakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam senantiasa mengucap istigfar selepas sholat. Sementara ada pula anjuran mengucapkan istigfar setelah melakukan ibadah haji. Lantas, Ustadz Khalid mengutip Surah Al Baqarah yang membahas hal tersebut.

"Kondisi yang paling baik untuk beristigfar dan bertobat adalah dianjurkan setelah melakukan ibadah. Makanya setelah sholat ada lafadz 'Astagfirullah, Astagfirulah, Astagfirullah' yang dibaca oleh Nabi Shallallahu alaihi wassallam tiga kali," ucap Ustadz Khalid, dikutip dari unggahan video di akun Facebook Semoga Manfaat, Kamis (5/8/2021).

"Juga selepas melakukan ibadah haji. Sebagaimana Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surah Al-Baqarah 199," lanjutnya.

ثُمَّ أَفِيضُوا مِنْ حَيْثُ أَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: "Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (Padang Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Al Baqarah: 199)

Kemudian ada juga momen lain yang dinilai tepat dalam mengucap istigfar. Waktu tersebut saat seseorang terbangun dari tidurnya di tengah atau akhir malam.

Ustadz Khalid menyampaikan, jika di antara kita berada dalam kondisi itu, segeralah mengucap istigfar. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Surah Ali Imran Ayat 17.

"Juga yang kedua, istigfar di akhir malam, dan ini sangat dianjurkan kalau seseorang bangun tengah malam maka memperbanyak istigfar. Allah menyebutkan di dalam Surah Ali Imran Ayat 17. Jadi walaupun tidak sholat malam, sholat malam ibadah tersendiri, tapi kalau dia tengah malam, apalagi menjelang subuh, kemudian dia banyak istigfar, ini waktu yang paling tepat dimaafkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala," ungkapnya.

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur." (QS Ali Imran: 17) [okezone]

Wallahu a'lam bishawab.

Iklan Bawah Artikel