Saat Jadi Makmum, Ikut Membaca Surat Atau Hanya Mendengarkan Imam? Begini Penjelasan UAH

 

Mediadakwah.online - (Indonesi.com) Jelas dan gamblang, mendengarkan penjelasan dari Ustadz Adi Hidayat mengenai tata cara membaca Fatihah dan surat dalam shalat berjamaah.

Dalam shalat berjamaah seringkali makmum dibingungkan dengan bacaan iman yang harus diikuti atau tidak? Sementara itu makmum punya kewajiban membaca surah Al-Fatihah. Di sini Ustadz Adi Hidayat menjelaskannya dengan gamblang.

Nah berikut penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah forum yang diupload Majlis Islami.

Pada sebuah forum, Ustadz Adi Hidayat mendapatkan pertanyaan dari pemirsa melalui surat tertulis. Dalam surat tertulis itu pemirsa bernama Adi bertanya tentang bacaan dalam shalat berjamaah.

Bunyi pertanyaannya yaitu “dalam shalat sirr (dzuhur dan ashar) bila makmum sudah membaca fatihah apakah dia menunggu imam membaca surah atau makmum juga membaca surat. Bagaimana bila bacaan surahnya beda?”

Dari sini kemudian Ustadz Adi Hidayat memberikan penjelasan bahwa ayat-ayat dan hadist mengisyaratkan makmum mendengarkan iman. Bila dibacakan alqur’an maka diam dan berhenti, simak dan dengarkan.

Lebih lanjut Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Imam dijadikan untuk diikut, maka bacaan iman sudah mewakili bacaan makmum. Bacaan yang diikuti yakni al-fatihah. Makanya imam perlu memberi kesempatan kepada makmum untuk membaca al-fatihah. Al-fatihah diikuti dan surat selanjutnya disimak dan didengarkan saja.

Jika makmum mendapati imam yang sudah rukuk maka makmum tidak perlu baca Al-Fatihah. Langsung saja rukuk mengikuti imam, karena iman harus diikuti. Ketika makmum mengikuti imam dalam keadaan imam suda rukuk maka itu sudah dihitung satu rakaat. Ini karena arti kata rukuk itu adalah rakaat.

Bila shalat sirr (dzuhur dan ashar) karena bacaan imam tidak diperdengarkan, ulama berpendapat untuk mencukupkan dengan Al-Fatihah saja. Tapi bila masih ada waktu setelah baca Al-Fatihah maka bisa dilanjutkan dengan membaca surat.

Tidak perlu khawatir bacaan surat setelah Al-Fatihah berbeda dengan bacaan surah imam karena dalam shalat sirr tidak diketahui bacaan surat imam karena tidak diperdengarkan.

Iklan Bawah Artikel