Kisah Nyata Pengamal Surat Ali Imran ayat 26-27, Mantan Pemulung Jadi Miliarder Dalam 3 Tahun

 

Mediadakwah.online - Semoga yang membagikan ini keluarganya diberkahi dengan kebahagian dan rezeki yang berlimpah… Aamiin

“Tidak ada kata malu, gengsi, apalagi mengeluh! Hidup ini indah jika kita mau dan mampu menikmatinya”, tuturnya.

Keduanya sangat yakin bahwa Allah tidak akan pernah memberikan beban, ujian, dan musibah kepada manusia melebihi kemampuannya. Pasti ada hikmah yang indah di balik ini semua!

Mengamalkan Surat Ali Imran ayat 26-27

Sulitnya perjalanan hidup Suwarno menjadi pemulung, tidak menjadikan dia dan istrinya mengeluh apalagi putus asa dari rahmat Allah.

Mereka tetap rajin bekerja di siang hari dan malam harinya tetap istiqomah bertahajud dan membaca Al Quran.

Hingga suatu malam usai shalat Tahajud, Suwarno yang saat itu melanjutkan tidurnya bermimpi membaca Surat Ali Imran ayat 26-27.

Dalam mimpinya, Ia mengulang-ulang ayat tersebut hingga akhirnya Suwarno terbangun sebelum tiba waktu faar.

قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Arab-Latin: qulillāhumma mālikal-mulki tu`til-mulka man tasyā`u wa tanzi'ul-mulka mim man tasyā`u wa tu'izzu man tasyā`u wa tużillu man tasyā`, biyadikal-khaīr, innaka 'alā kulli syai`ing qadīr

Terjemah Arti: Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Q.S. Ali Imran: 26)

تُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَتُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ ٱلْحَىَّ مِنَ ٱلْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ ٱلْمَيِّتَ مِنَ ٱلْحَىِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَن تَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Arab-Latin: tụlijul-laila fin-nahāri wa tụlijun-nahāra fil-laili wa tukhrijul-ḥayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-ḥayyi wa tarzuqu man tasyā`u bigairi ḥisāb

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)". Referensi dalil: Tafsirweb.com

Sumber: keluargabunda.online

Iklan Bawah Artikel