Aa Gym: Ini Penyebab dan Penghambat Rezeki ( rekejeki Tidak lancar, Rejeki sulit)

 

Mediadakwah.oline - (okezone.com) Kiai Haji Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym mengatakan banyak orang familier dengan istilah, "Orang yang bangun siang rezekinya dipatuk ayam." Ini ungkapan klasik yang menggambarkan orang-orang malas bangun pagi maka rezekinya akan diambil orang lain.

Tidak sekadar ungkapan, ternyata hal ini juga bisa diselisik dari segi ajaran agama Islam. Aa Gym menerangkan, salah satu tanda orang pemalas sehingga rezekinya bisa terhambat alias seret adalah memang orang yang bangun tidur di siang hari, kembali melanjutkan tidur setelah menunaikan Sholat Subuh.

"Allah Subhanahu wa ta'ala menahan rezeki orang-orang yang pemalas, salah satunya adalah orang-orang yang tidur seusai Sholat Subuh. Jelas ini menghambat rezeki. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sudah mengingatkan tentang hal ini. Orang yang tidur sampai siang, rezekinya enggak berkah," jelasnya, dikutip dari kanal YouTube Aa Gym Daily Vlog, Jumat (20/8/2021).

Ia melanjutkan, pemalas yang dimaksud di sini cakupannya luas, tidak sekadar orang-orang yang malas bangun pagi. Tapi, bahkan juga berlaku bagi orang-orang yang malas bersilaturahmi.

"Malas dalam silaturahmi, malas mengerjakan tugas, itu tertutup (rezekinya). Ada dalilnya dalam Surah Ar-Ra'd Ayat 11: Sesungguhnya Allah tak mengubah keadaan sesuatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri," jelas Aa Gym.

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ

Artinya: "Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS Ar-Ra'd: 11)

Iklan Bawah Artikel