Pernah Divonis Hidup Tak Lama, Tukang Ojek Rawat 20 Anak Pecandu Lem & Narkoba

 


Mediadakwah.online - (Dream) – Sebuah kisah inspiratif kembali datang dari tukang ojek bernama Pak Amos. Kisahnya viral di media sosial lantaran keikhlasannya membangun panti rehabilitasi untuk anak-anak pecandu bau lem dan Narkoba di Papua.

Niat mulia Pak Amos dibagikan oleh akun Twitter @firashabrina. Dalam cuitannya, ia menceritakan keseharian Pak Amos yang merawat sekitar 20 orang anak terlantar di sebuah rumah singgah yang terletak di Nabire.

Yang membuta semakin haru, Pak Amos ternyata pernah divonis dokter jika hidupnya tak akan lama lagi. Namun hal itu tak menyurutkan tekadnya untuk bisa membangun lebih banyak panti rehabilitasi dan menyelamatkan lebih banyak anak-anak terlantar dari kecanduan.

Dukungan Warganet

Cuitan twitter tersebut kembali dibagikan oleh akun Instagram @undercover.id Tak sedikit warganet yang turut mendoakan niat baik Pak Amos.

Banyak pula yang ingin membantu dengan memberikan donasi kepada Pak Amos

Netizen Doakan Akan Ada Donasi

“ Semoga ada org dermawan yg mau berdonatur utk membangunkan panti rehabnya pak,” tulis @achmadghoney

“ Open donasi yg gini2 perlu bangettt,” tulis @lestaribudi67

“ Masyaallah, berkah umur orang2 baik,” tulis @vinnaparwita

“ Terimakasih pak Amos! Panjang umur dan sehat selalu serta diberi kelancaran dan kemudahan atas setiap cita-citanya! For u guys yg masih suka selundupin narkoba, please mikir!” tulis @rachmidwij. [dream]


Iklan Bawah Artikel