Kisah Deddy Corbuzier Pindah Agama: Ini Jalan Tuhan, Bukan karena Perempuan

 

Mediadakwah.online - (okezone.com) DEDDY Corbuzier mengungkap cerita dirinya mantap pindah agama. Sang presenter menegaskan kalau dia pilih memeluk agama Islam bukan karena perempuan.

Hal itu disampaikan presenter kondang tersebut seusai membaca dua kalimat syahadat di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Kalasan, Sleman, DIY, 21 Juni 2019 silam.

"Saya tidak akan pindah agama karena perempuan. Tidak karena perempuan," ujar pemilik nama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo.

Dia mengungkapkan, tidak ada alasan untuk menikah dengan alasan agama. Dan kalaupun nanti dia menikah dengan perempuan yang seiman, hal itu merupakan keberkahannya.

“Masak agama untuk mainan, untuk nikah. Tidaklah. Kalau nanti saya menikah dengan yang satu agama, ya alhamdulilah," katanya, didampingi sang kekasih Sabrina Chairunnisa.

Deddy mengaku akan terus belajar tentang Islam. Karena itu, dia akan banyak belajar dan meminta dukungan dari semua pihak.

"Ini sudah jalan Tuhan. Bukan pindah agama karena akan menikah. Kalau itu saya munafik," tuturnya.

Diketahui, Deddy Corbuzier mengucapkan dua kalimat syahadat dipandu Gus Miftah. Proses mualaf-nya disaksikan ratusan jemaah, termasuk Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dhofiri di Masjid Al Mbejaji.

Sementara itu, awal mula Deddy memutuskan memeluk agama Islam memang tidak mudah. Beberapa keluarga besar sempat keberatan.

Hal tersebut diungkapkannya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Cahaya Untuk Indonesia.

"Cuma kalau keluarga besar, om punya tante, punya adek punya anak, punya sepupu, wah jadi gosip keluarga. Mereka berpikirnya begitu saya mualaf, saya jadi radikal," kata Deddy, dikutip dari YouTube Cahaya Untuk Indonesia, rabu (28/7/2021).

Awalnya setelah memutuskan menjadi mualaf, Deddy merasa menjadi bahan omongan keluarga besar. Pasalnya, banyak yang mengira Dedy akan berubah menjadi seseorang yang radikal.

"Mereka takutnya saya menghina agama saya yang sebelumnya. Terus saya bilang, 'Loh justru saya bisa membela agama-agama kalian.' Karena kita mayoritas, jadi jangan dipikir saya mualaf, terus saya akan menghina agama sebelumnya. Lah siapa saya menghina agama saya sebelumnya, nggak akan gitu," tutur Deddy.

Berbeda dengan sang ibunda yang tidak mempermasalahkan keputusannya itu. Sang ibu hanya menanyakan alasan dia pindah agama dan menyerahkan segala keputusan padanya.

"Ibu saya kan usia udah 85 tahun, jadi nanya, ‘Lho kok kenapa kok pindah agama?’ Saya bilang, ‘Karena dekat dari dulu begini banyak yang tahu dan paham begini tentang Islam.’ Terus ibu bilang, ‘Ya sudah terserah.’," ucap Deddy.[okezone]

Iklan Bawah Artikel