Inilah V4k51n Terbaik yang Dapat Meningkatkan Imunitas

 

Mediadakwah.online - (sindonews.com) Di tengah merebaknya wabah Covid-19, semua negara berlomba-lomba melakukan vaksinasi sebagai solusi penyelesaian pandemi. Vaksin dianggap sebagai solusi pamungkas untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Vaksin dibutuhkan manusia untuk membentuk imunitas (kekebalan tubuh) terhadap suatu penyakit. Ketika manusia berlomba-lomba menciptakan vaksin, ternyata ada satu vaksin terbaik yang dapat meningkatkan imunitas dan mengobati segala penyakit.

Vaksin ini bukan buatan manusia, tetapi datang dari langit. Diturunkan oleh Zat Yang Maha Kuasa Pencipta sebagai petunjuk dan penawar (obat) bagi manusia. Vaksin yang dimaksud ialah Al-Qur'an Al-Karim atau disebut juga As-Syifa.

Al-Qur'an merupakan vaksin terbaik meningkatkan imunitas dan obat segala penyakit. Tidak ada keraguan di dalamnya karena telah teruji membuat hati damai, tenang dan dapat meningkatkan imunitas. Mari kita simak firman-Nya berikut:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian." (Surah Al-Isra Ayat 82)

Di ayat lain:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

"Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran berupa Al-Qur'an dari Tuhanmu, sebagai penyembuh penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta Rahmat bagi orang orang yang beriman". (Surah Yunus Ayat 57)

Allah juga menegaskan di ayat lain:

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ

"...Katakanlah: "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar (obat) bagi orang-orang beriman. (Surah Fushshilat: 44)

Selain menjadi obat penyembuh bagi penyakit hati dan jiwa, Al-Qur'an juga menjadi obat penyembuh penyakit fisik. Asy-Syinqithi dalam Kitabnya Tafsir Adhwa' al-Bayan menerangkan bahwa Al-Qur'an ialah obat penyembuh yang mencakup obat bagi penyakit hati dan jiwa, seperti keraguan, kemunafikan, dan perkara lainnya.

Bisa juga menjadi obat jasmani jika dilakukan ruqyah kepada orang yang sakit. Seperti yang dilakukan sahabat Nabi yang membacakan Surah Al-Fatihah kepada seorang pemimpin kampung yang sakit karena tersengat binatang.

Dahsyatnya Gelombang Suara Al-Qur'an

Di tengah ancaman Covid-19 yang mewabah dan membuat stres dan merasa was-was, maka seringlah membaca Al-Qur'an dengan mengeluarkan suara. Ia akan menjadi penawar dari segala penyakit dan was-was. Dengan berkat mukjizatnya, Al-Qur'an akan meningkatkan imunitas bagi mereka yang membacanya.

Membaca Al-Qur'an dengan bersuara memberikan efek positif karena gelombang suara dari tilawah Qur'an berada pada resonansi yang sama. Sehingga mampu meningkatkan potensi seluruh sistem sel-sel tubuh.

Menurut Dr Andri Abdurochman, Dosen FMIPA Unpad, suara bukan sekadar bunyi yang keluar dari suatu instrumen. Suara tilawah Al-Qur'an memiliki efek relaksasi terbaik menurunkan stres. Dalam ilmu Fisika, suara merupakan gelombang mekanik yang merambat melalui udara.

Dalam penelitiannya tahun 2007 lalu, Dr Andri membandingkan suara bacaan (murattal) Al-Qur'an terhadap musik klasik dan musik terapi relaksasi untuk digunakan sebagai terapi menurunkan stres.

"Penelitian menunjukkan, suara bacaan Al-Qur'an memiliki tingkat relaksasi paling baik dibanding musik klasik atau musik relaksasi lainnya," ungkapnya dikutip dari laman unpad.ac.id.

Lulusan program Doktor di Université de Strasbourg, Perancis ini mengungkapkan, pada saat mendengar bacaan Al-Qur'an, otak mengalami relaksasi yang baik sehingga seolah-seolah sedang berada dalam keadaan tidur. Pada kondisi tersebut, sel kemudian memberikan sinyal ke kelenjar dalam tubuh untuk mengeluarkan hormon. Kondisi inilah yang dialami oleh seseorang ketika melakukan terapi tersebut.

Itulah salah satu mukjizat Al-Qur'an yang perlu kita ketahui. Sebenarnya masih banyak mukjizat lain dari Al-Qur'an. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam juga kerap berpesan kepada para sahabat: "Bagi kalian ada obat penyembuh, yakni madu dan Al-Qur'an". (HR Ibnu Majah dan Al-Hakim)

Sabar dan Tekun Beribadah

Pengasuh Yayasan Al-Fachriyah Tangerang Al-Habib Jindan bin Novel Salim Jindan menegaskan bahwa ibadah dan sabar adalah vaksin terampuh di zaman ini.

"Mana lebih ampuh vitamin apa sabar? Sabar itu vaksin terampuh," katanya dalam satu kajian di Ponpes Al-Fachriyah.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan umatnya agar senantiasa berserah diri itu kepada Allah, bukan kepada makhluk. Siapa yang berharap hanya kepada Allah dijamin tidak akan kecewa.

Orang yang istiqamah mengerjakan ibadah insya Allah akan dilindungi dari segala keburukan dan wabah. Urusan rezeki dicukupi dan masalahnya diberi jalan keluar. Sebab, hakikat orang bertakwa tidak akan pernah jauh dari ibadah.

Iklan Bawah Artikel