Iis Dahlia Tutupi Uban dengan Cat Rambut Hitam, Netizen: HARAM

 

Mediadakwah.online - Penampilan terbaru Iis Dahlia menuai kontroversi di jagat maya. Pasalnya, ia menutupi uban di kepalanya dengan cat rambut berwarna hitam.

Pedangdut senior ini mengunggah penampilan terbarunya itu melalui unggahan di akun Instagram miliknya @isdadahlia. Wajahnya pun tampak bahagia dan tersenyum ceria.

"Baru ngecat uban sekalian aja dandannn gitu aja dah senenggg sederhaaaa aku tuh," tulis Iis Dahlia dalam keterangan unggahan videonya itu.

Dia terlihat memakai kaus kuning berlengan pendek, makeup yang tampak fresh hingga kacamata berbingkai warna keemasan.

Meski terlihat lebih segar dan menawan, cat rambut warna hitam yang dipilihnya itu diingatkan tentang hukum dalam Islam.

"Kan Menurut pak ustadz gak boleh dicat hitam," tulis akun @mu***** di kolom komentar.

"Maaf ya Bunda, sedikit ngingetin. Sebagai umat muslim ngecat rambut warna hitam haram," ungkap @no****.

Larangan mengecat rambut dengan warna hitam ketika ditumbuhi uban diterangkan dalam salah satu riwayat hadis. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, "Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:

غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ

Artinya: "Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam." (HR Muslim)

Ulama besar Syafi’iyah, An Nawawi membawakan hadis ini dalam bab "Dianjurkannya menyemir uban dengan shofroh (warna kuning), hamroh (warna merah), dan diharamkan menggunakan warna hitam".

Adapun ancaman bagi orang yang mengubahnya dengan warna hitam disebutkan dalam hadis dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:

يَكُونُ قَوْمٌ يَخْضِبُونَ فِي آخِرِ الزَّمَانِ بِالسَّوَادِ كَحَوَاصِلِ الْحَمَامِ لَا يَرِيحُونَ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ

Artinya: "Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga." (HR Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Hibban dalam shahihnya, dan Al Hakim. Al Hakim mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syekh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib mengatakan bahwa hadis ini shahih). Karena dikatakan tidak akan mencium bau surga, maka perbuatan ini termasuk dosa besar. (Lihat Al Liqo’ Al Bab Al Maftuh, 60/23, 234/27)

Menurut pengajar Pondok Pesantren Modern Nurul Hijrah Jakarta, Ustadz Riski Nugroho, mewarnai rambut boleh saja, selagi bukan warna hitam. Ia menerangkan, apabila mewarnai rambut dengan warna tersebut dapat mengubah kodrat.

"Umpama ada laki-laki sudah tua, rambutnya putih (sudah beruban), terus dia mau semir warna hitam, nah itu tidak boleh, karena itu mengubah kodrat. Kalau rambut kita hitam ya jangan kita hitamkan lagi," jelasnya. [okezone]

Wallahu a'lam bishawab.

Iklan Bawah Artikel