Daun Bidara Bisa Usir Jin? UAS: Kalau Kemasukan Setan, Ambil Daunnya Tujuh Helai

 

Mediadakwah.online - (Terkini.id), Jakarta – Daun bidara disebut-sebut bisa mengusir jin. Hal itu juga dituturkan UAS alias Ustaz Abdul Somad sembari membagikan tips bagaimana cara mengolahnya.

Sebagai informasi, dalam Al-Qur’an, tepatnya pada surah Al-Waqiah ayat 27-31 dan surah Saba ayat 16, daun bidara disebut sebagai daun Sidr.

Daun bidara dikatakan dapat mengusir jin ataupun segala macam bentuk gangguan gaib sehingga bisa dipakai untuk pengobatan rukiah hingga bahan memandikan jenazah.

Lantas bagaimana cara mengolahnya berdasarkan tips dari UAS alias Ustaz Abdul Somad?

Berikut terkini.id telah merangkumnya untuk pembaca, sebagaimana dilansir dari  kanal YouTube Semuthitam TV via serambinews.

Menurut, UAS, jikalau ada orang yang kerasukan jin (ia menyebutnya ‘setan’), maka cukup ambil tujuh helai daun bidara.

“Kalau ada orang kemasukan setan, diambil daunnya tujuh helai,” tutur UAS, dikutip terkini.id pada Senin, 12 Juli 2021.

Daun bidara itu nantinya diolah lalu dibacakan beberapa surah yang ada di dalam Al-Qur’an.

“Daunnya ditumbuk pakai batu, dimasukkan ke air, lalu airnya dibacakan doa, seperti surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, pangkal Al Baqarah, ayat Kursi, dan ujung Al-Baqarah, dan tahlil. Kemudian disiramkan ke tubuh orang yang kesurupan supaya setannya keluar,” jelas UAS panjang lebar.

Pendakwah kondang kelahiran Asahan, Sumatera Utara, itu lantas menyebutkan bahwa penggunaan daun bidara adalah sunnah.

“Sunnah pakai daun bidara tadi,” katanya.

Nah, selain untuk mengusir jin, menurut UAS, daun bidara juga bisa digunakan untuk memandikan jenazah.

Cara mengolahnya pun sama seperti sebelumnya. Hanya saja, daun bidara ini diremas terlebih dahulu lalu dimasukkan ke dalam air yang nantinya akan digunakan untuk memandikan jenazah.

“Kita ambil daunnya beberapa helai, kita hancur-hancurkan di tangan (remas), masukkan ke dalam air, nanti nampak kalau di air itu dia jernih karena getah kayu bidara,” terang UAS.

Sementara itu, bagi orang yang baru mualaf juga dianjurkan untuk mandi dengan menggunakan daun bidara ini.

UAS mengatakan bahwa ada sebuah hadis Nabi yang menganjurkan orang mualaf untuk mandi dengan daun bidara (sunnah).

“Masuk Islam mandi pakai daun sidr, kerasukan jin pakai daun sidr, kerasukan setan pakai daun sidr, jenazah kemudian mandi pakai daun sidr,” pungkas UAS.

Iklan Bawah Artikel