Ad-Dukhan, Kabut Asap Tebal Pembuka Terjadinya Hari Kiamat

 

Mediadakwah.online - (sindonews.com) Al-Qur'an mengingatkan manusia tentang dahsyatnya hari Kiamat besar. Salah satu tandanya adalah kemunculan ad-Dukhan, kabut asap tebal yang akan menyelimuti bumi.

Kapan ini terjadi? Allah yang Maha Agung merahasiakannya dan tak seorang manusia pun mengetahuinya kecuali hanya tanda-tanda kecilnya saja. Dai akhir zaman, Ustaz Zulkifli Muhammad Ali (UZMA) dilansir dari IG-nya @zulkiflima mengingatkan kemunculan asap tebal ini.

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ يَغْشَى النَّاسَ هَذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

"Maka tunggulah hari ketika langit membawa Dukhan (kabut) yang nyata yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih." (QS Ad-Dukhan Ayat 10-11)

Kata UZMA, Dukhan adalah kabut asap yang menyelimuti bumi selama 40 hari 40 malam sebagai pembuka terjadinya tanda besar Kiamat. Dukhan akan terjadi pada fase ke-4 umat Islam, dimana fase kediktatoran merajalela.

Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya dan kapan terjadinya, yang jelas Dukhan terjadi saat maksiat sudah dipertontonkan.

"Saudaraku, segeralah beramal salih sebelum datangnya bencana yang lebih dahsyat dari bencana-bencana yang kita lihat saat-saat ini," kata Dai kelahiran Pariaman, Sumatera Barat itu.

Sebagaimana sabda Nabi dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا

"Bersegeralah melakukan amalan sholih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia." (HR Muslim No 118)

Makna Dukhan Dalam Ayat di Atas

Imam Qurthubi dalam Tafsir-nya seperti dikutip dari muslim.or.id menjelaskan tentang makna Dukhan dalam ayat di atas:

وفي الدخان أقوال ثلاثة :

الأول : أنه من أشراط الساعة لم يجيء بعد. وممن قال إن الدخان لم يأت بعد : علي وابن عباس وابن عمرو وأبو هريرة وزيد بن علي والحسن وابن أبي مليكة

القول الثاني : أن الدخان هو ما أصاب قريشا من الجوع بدعاء النبي صلى الله عليه وسلم . حتى كان الرجل يرى بين السماء والأرض دخانا .قاله ابن مسعود

القول الثالث : إنه يوم فتح مكة لما حجبت السماء الغبرة ; قاله عبد الرحمن الأعرج

Makna Dukhan Ada 3 Pendapat:

1. Ad-Dukhan adalah salah satu tanda hari Kiamat yang belum terjadi. Di antara yang berpendapat demikian adalah Ali, Ibnu Abbas, Ibnu 'Amr, Abu Hurairah, Zaid bin Ali, Al Hasan dan Ibnu Abi Mulaikah.

2. Ad-Dukhan adalah khayalan yang menimpa kaum Quraisy ketika mereka mengalami kelaparan ekstrem atas doa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Sehingga orang-orang ketika itu seperti melihat dukhan (asap) di antara langit dan bumi. Ini adalah pendapat Ibnu Mas'ud.

3. Ad-Dukhan adalah debu yang mengepul di hari Fathu Makkah sehingga menutupi langit. Ini adalah pendapat Abdurrahman Al-A'raj.

Pendapat pertama adalah tafsiran lebih rajih dan dirajihkan oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullah. Ayat di atas menunjukkan akan adanya Dukhan sebagai salah satu tanda hari Kiamat. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Hudzaifah bin Usaid radhiyallahu 'anhu, Nabi bersabda:

إنَّ السَّاعَةَ لا تَكُونُ حتَّى تَكُونَ عَشْرُ آيَاتٍ: خَسْفٌ بالمَشْرِقِ، وَخَسْفٌ بالمَغْرِبِ، وَخَسْفٌ في جَزِيرَةِ العَرَبِ وَالدُّخَانُ وَالدَّجَّالُ، وَدَابَّةُ الأرْضِ، وَيَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ، وَطُلُوعُ الشَّمْسِ مِن مَغْرِبِهَا، وَنَارٌ تَخْرُجُ مِن قُعْرَةِ عَدَنٍ تَرْحَلُ النَّاسَ

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda: bencana penenggelaman manusia ke tanah di negeri barat, negeri timur dan di jazirah Arab, terjadi ad-Dukhan, munculnya Dajjal, munculnya Dabbah, munculnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari barat, munculnya api yang keluar cekungan Aden yang mengusir manusia." (HR. Muslim No 2901)

Bentuk dan Sifat Dukhan

Ad-Dukhan bentuknya berupa asap yang apabila mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek. Sedangkan jika mengenai orang kafir akan keluar cairan dari kuping mereka dan merasakan kesakitan luar biasa.

Dari Abdullah bin Mas'ud radhiallahu’anhu, Nabi bersabda:

يَأْتي النَّاسَ يَومَ القِيَامَةِ دُخَانٌ، فَيَأْخُذُ بأَنْفَاسِهِمْ حتَّى يَأْخُذَهُمْ منه كَهَيْئَةِ الزُّكَامِ

"Akan datang Dukhan (asap) kepada manusia di hari Kiamat, yang memasuki pernapasan mereka, sehingga mereka akan merasakan seperti pilek" (HR. Muslim No 2798)

Dari Abu Malik Al-Asy'ari, Nabi bersabda:

إنَّ ربَّكم أنذرُكم ثلاثًا : الدُّخانُ يأخذُ المؤمِنُ كالزُّكْمَةِ ، ويأخذُ الكافرُ فينتفخُ حتَّى يخرُجَ من كلِّ مَسْمَعٍ منهُ ، والثَّانيةُ الدابَّةُ ، والثَّالثةُ الدَّجَّالُ

"Sesungguhnya Rabb kalian memperingatkan kalian dari tiga hal: asap yang jika mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir maka mereka akan sesak nafas dan keluar cairan dari kuping mereka, kemudian yang kedua munculnya Dabbah dan yang ketiga munculnya Dajjal." (HR. at-Thabrani, dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya, 7/235).[sindonews]

Iklan Bawah Artikel