5 Pesan Nabi dalam Menjalani Hidup, Waktu Terlarang Tidur hingga Adab Jalan Kaki

 

Mediadakwah.online - (okezone.com) Sebagai sosok manusia yang menjadi kekasih Allah Subhanahu wa ta'ala, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sarat akan sifat-sifat mulia. Beliau dijadikan suri teladan bagi kaum Muslimin dan umat manusia secara luas.

Pesan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam seperti tindakan serta tutur katanya tentu harus senantiasa diingat dan dilaksanakan. Ini sebagai tuntunan agar selamat dunia dan akhirat, serta menjadi pribadi yang beriman dan berkepribadian mulia.

Terdapat banyak sekali pesan-pesan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam yang dapat dijadikan pedoman dalam bertindak dan bertutur kata selama menjalani hidup di dunia. Apa saja pesan tersebut?

Langsung saja simak deretan pesan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dalam menjalani hidup yang harus senantiasa diingat, sebagaimana dikutip dari unggahan akun Facebook Doa dan Dzikir.

1. Jangan tidur di waktu tertentu

Salah satu pesan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam yang satu ini tentu tidak asing bagi umat Islam, namun terkadang masih banyak yang lalai. Adalah larangan tidak tidur setelah subuh hingga terbitnya matahari, serta tidur di waktu sore bakda Ashar sampai tenggelamnya matahari.

"Idza shalaytumul-fajra fala tanamuu 'an thalabi arzuqakum."

Artinya: "Ketika kalian sudah selesai melakukan Sholat Subuh, janganlah (mementingkan) tidur yang menjadi penyebab hilangnya rezekimu."

Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah berpesan seperti diriwayatkan Imam Abu Bakr Al-Marrudzi Rahimahullah: "Tidak disukai (makruh) bagi seseorang tidur setelah Ashar, dikhawatirkan membahayakan (kewarasan) jiwanya."

Selain dilarang oleh Rasulullah, sudah banyak penelitian medis yang menunjukkan dampak buruk atau kurang baik dari tidur di waktu-waktu tersebut. Sehingga, alangkah baiknya kita untuk senantiasa mengingat dan melaksanakannya.

2. Periksa sepatumu sebelum memakainya

Pesan yang terlihat ringan namun memiliki makna serta dampak yang luar biasa jikalau kaum Muslimin senantiasa mengingat dan menerapkannya.

Berapa banyak dari kita yang sering lalai terhadap tindakan tersebut? Apalagi jika sedang dalam keadaan terburu-buru, kemungkinan seseorang akan langsung saja menggunakan sepatunya tanpa memeriksa terlebih dahulu.

Padahal dengan senantiasa periksa sepatu sebelum memakainya dapat menghindarkan dari fenomena bau kaki dan sepatu yang sangat mengganggu orang lain jikalau tercium, serta mencegah risiko timbulnya masalah kesehatan pada kulit dan kaki akibat dari lembapnya sepatu yang penuh bakteri.

3. Jangan meludah di toilet umum

Sudah menjadi rahasia umum bahwa toilet umum merupakan salah satu tempat paling kotor nan penuh bakteri dalam kehidupan manusia.

Tanpa disadari, sebagian dari kaum Muslimin mungkin pernah meludah dalam toilet umum usai melakukan buang air kecil (BAK) maupun buang air besar (BAB).

Terkait hal tersebut, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam pernah bersabda seperti diriwayatkan oleh Syihabuddin Ahmad dan Umairah:

"Haram meludah jika mengenai benda yang bukan miliknya."

Hal ini sebaiknya tidak dilakukan selain karena menjijikkan. Ludah manusia juga menjadi salah satu sarana penyebaran virus dan bakteri yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Terlebih di kondisi pandemi covid-19 yang mana droplet atau cairan yang keluar dari hidung dan mulut menjadi salah satu media penyebaran virus.

4. Jangan mencari-cari kesalahan orang lain

Sebuah pesan yang mungkin sangat klise namun masih banyak terjadi dan dijumpai sehingga sangat penting untuk diingat dan diterapkan kaum Muslimin.

Adapun pesan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam terkait tindakan mulia tersebut cukup singkat, jelas, dan padat namun mengena yakni:

"Barangsiapa mencari-cari kesalahan saudaranya, maka Allah akan menampakan kejelekannya."

Sudah sewajarnya sifat manusia yang selalu ingin untuk tampak bagus di hadapan manusia lainnya, sehingga seseorang tidak ingin jikalau aib atau keburukannya diketahui banyak orang.

Untuk menghindari hal tersebut, penting bagi umat Islam untuk tidak mencari-cari dan melihat kesalahan orang lain. Hal itu juga dapat berdampak positif yakni perasaan yang dijauhkan dari sifat suuzan atau senantiasa berprasangka buruk kepada orang lain.

5. Fokus saat berjalan kaki

Salah satu fenomena yang saat ini kerap terjadi adalah banyak orang yang tidak fokus saat sedang berjalan. Entah seseorang yang sedang berjalan sambil bermain gadget atau mungkin sesekali menoleh ke belakang.

Adapun dalam kitab Shahiihul Jami', Rasulullah Shallallahu alaihi berpesan dan mencontohkan bahwa beliau saat berjalan tidak pernah menoleh ke belakang dan selalu fokus ke depan dengan langkah kaki yang mantap serta badan tegap.

Tindakan tidak fokus saat berjalan seperti menoleh ke belakang atau berjalan sambil asyik dengan gadget-nya tentu tidak baik karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain ketika terjadi tabrakan atau tergelincir.

Selain itu, jikalau sering menoleh ke belakang saat sedang berjalan dapat berdampak kurang baik terhadap orang lain yakni kemungkinan timbulnya perasaan curiga dari seseorang yang ada di belakang. [okezone]

Wallahu a'lam bishawab.

Iklan Bawah Artikel