Serang UAS, Netizen: Ilmunya Masih Kalau Jauh dari Ustaz Gerung

 

Mediadakwah.online - (Terkini.id), Jakarta – Seorang netizen pengguna Twitter ChusnulCh_ melontarkan sindiran kepada pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) terkait dana haji.

Lewat cuitannya di Twitter, Jumat 11 Juni 2021, netizen itu menyebut ilmu UAS soal dana haji masih kalah jauh dibanding Rocky Gerung.

Dalam narasi cuitannya, netizen tersebut juga menyindir Rocky Gerung dengan menyebut pengamat politik itu Ustaz Gerung.

“Jadi ustadz Somad ilmunya masih kalah jauh dari ustadz Gerung?,” cuit netizen ChusnulCh_.

Menurutnya, lantaran ilmu UAS masih kalah jauh dibanding Rocky Gerung maka Najwa Shihab pun lebih memilih mengundang Rocky sebagai narasumber dalam program Mata Najwa membahas dana haji.

“Mungkin karena ini NajwaShihab lebih memilih mengundang dia. Orang-orang kebanggaan kadrun ini ko lucu-lucu,” kata netizen ChusnulCh_.

Pada cuitannya tersebut, netizen itu juga membagikan foto tangkapan layar pemberitaan berjudul ‘Kemarin Ustad Somad Ngamuk Sejadi-jadinya Soal Dana Haji, Lha Sekarang Malah Bilang Gak Paham’.

Diketahui, video ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) yang tampak emosi saat menyinggung dana haji menjadi perbincangan publik beberapa waktu lalu.

Dilihat dari tayangan video tersebut, tampak Ustaz Abdul Somad dengan nada berapi-api menyinggung soal dana haji dipakai untuk infrastruktur.

“Duit gak ada, dipakai dana haji, umat Islam ribut, umat Islam mengamuk. Kami bayar haji untuk berangkat haji bukan duit kami dipakai untuk bangun jalan, investasi!,” teriak UAS dalam video itu.

Menurut UAS, orang-orang yang memakai dana haji untuk infrastruktur tersebut baru berhenti melakukan perbuatannya itu apabila umat Islam sudah mengamuk.

“Kalau umat Islam mengamuk, berhenti. Tapi kalau umat diam, lanjut. Diamlah kalian, habis masjid ini,” tegasnya.

Maka dari itu, UAS memperingatkan para penguasa maupun pejabat negara agar tidak memakai dana haji untuk membangun infrastruktur lantaran perbuatan mereka tersebut akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

“Yang punya jabatan, yang punya kekuasaan, yang punya tanda tangan, kalian akan dituntut di hadapan Allah SWT!,” ujarnya.

[Terkini]

Iklan Bawah Artikel