Kehancuran I5R43L Tinggal Menunggu Waktu, Simak Ceramah Ini

 

Mediadakwah.online - (Sindonews.com) Israel diidentikkan dengan Yahudi dan Zionis yang punya karakter keras dan suka berbuat kerusakan. Demikian Al-Qur'an menggambarkan kaum Yahudi. "Pasti akan kamu dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik..." (QS Al-Ma'idah: 82)

Dalam risalah Nubuwwah dikabarkan bahwa Israel kelak akan mengalami kehancuran. Hal ini ditegaskan oleh Ustaz Rahmat Baequni, pendiri dan pembina One Ummah Foundation dalam tausiyahnya. Pertanyaannya, kapan Israel mengalami kehancuran?

Dai yang pernah menimba ilmu Tafsir Hadist di STIA Demak Al Fatah ini menyebutkan bahwa Israel punya misi ingin mempercepat hancurnya Masjidil Aqsha Palestina dan menggantikannya dengan Sinagoga mereka (tempat ibadah orang Yahudi).

"Ini tidak boleh diketahui umat muslim Palestina. Mereka sengaja menyibukkan umat Islam Palestina agar tidak mengetahui misi terselubung ini. Yahudi sengaja meneror dan mengganggu kaum muslimin yang beribadah di Masjid Aqsha agar perhatian mereka teralihkan dengan pembangunan terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha," kata Ustaz Baequni dalam ceramahnya.

Terowongan yang mereka gali ini persis berada di bawah Masjid Al-Qibli kawasan Al-Aqsha. Inilah kerusakan yang tidak akan ditolerir oleh Allah. Mereka pun akan menerima hukuman besar yang menyebabkan mereka habis di muka bumi. Rasulullah menubuwwahkan ini dalam bentuk perang akhir zaman.

Kata Ustaz Rahmat Baequni, ada satu pandangan menarik dari seorang Syekh DR Bassam Nihad Jarrar, seorang penulis, pakar Al-Qur'an dan ahli sejarah yang mengajar di Universitas Damaskus Suriah dan juga mengajar di Ramalah (lahir 1948). Beliau menyebutkan pandangan bahwa Israel ini akan hancur pada Tahun 2022. Asumsi yang dibangunnya didasarkan dari beberapa hal ilmiah berikut.

Israel Akan Hancur Tahun 2022, Benarkah?

1. Tanggal 15 Mei 1948, Israel memproklamirkan diri sebagai negara merdeka dan mulai mengambil alih tanah warga Palestina. Tahun proklamir Israel ini bertepatan dengan Tahun 1367 Hijriyah.

Dikisahkan, seorang wanita Yahudi pernah masuk ke rumah penyair Arab berkebangsaan Irak dan menangis. Ternyata wanita Yahudi ini menangisi karena dalam Taurat versi mereka disebutkan kemerdekaan mereka hanya 76 tahun saja.

Jika angka ini dihitung, 1367 Hijriyah + 76 = 1443 Hijriyah. Angka ini (1443 H) bertepatan dengan Tahun 2022. Ini belum terjadi, tapi inilah yang disebut dengan Nubuwwah Qur'aniyah. "Makanya beliau DR Bassam Jarrar meyakini Israel itu akan hancur dan beliau memprediksi waktunya Tahun 2022."

2. Satu-satunya Surat Al-Qur'an yang menceritakan tentang hukuman terhadap bangsa Yahudi itu ada di dalam Surah Al-Isra Ayat 4-8 dan 104.

Jika kita hitung ayat dari 4 sampai 104, ternyata Qadrullah, Allah menakdirkan tersusun atas 1443 kata. Dala bahasa Arab kata terdiri dari 3 kata yaitu, Isim (kata benda); Fi'il (kata kerja); dan huruf (kata sambung dan sebagainya). Itu dihitung sebanyak 1443 kata (1443 Hijriyah sama dengan 2022 Masehi). Apakah ini sebuah kebetulan? Bukan! Ini adalah Nubuwwah Qur'aniyah.

3. Asumsi ketiga yang dibangun Bassam Jarrar adalah beliau mencatat apa yang terjadi pada Tahun 1982. Saat itu Israel dipimpin Perdana Menteri yang disebut-sebut sebagai teroris, Menachem Begin. Pada tahun itu, Israel menginvasi Lebanon dan berhasil merebut datarang tinggi Golan dari umat Islam Palestina dan Lebanon.

Dalam satu ceramahnya, Menachem Begin mengatakan berdasarkan nash-nash dalam Taurat, sesunugguhnya Israel hanya menikmati masa kemerdekaannya setelah tahun ini hanyalah 40 tahun saja di muka bumi. Mari kita hitung saat itu Tahun 1982 + 40 = 2022.

4. Alasan keempat juga tak kalah menarik. Terkait dengan Komet Halley (hujan meteor). Dalam mitos yang diyakini bangsa Yahudi, munculnya peristiwa alam Komet Halley ini mengisyaratkan 2 hal, akan hancurnya satu bangsa dan lahirnya satu bangsa. Allah menakdirkan bahwa Komet Halley ini melintas setiap 76 tahun sekali.

Qadarullah, Komet Halley itu terjadi pada tahun 1948 (tahun Israel berdiri). Jika kita menambah angka itu (1948 + 76 = 2024).Jika merujuk Nubuwwah disebutkan bahwa tahun 2024 ini adalah isyarat kebangkitan Khilafah. Artinya Pelestina akan bangkit dan merdeka.

Demikian pandangan Syekh DR Bassam Jarrar sebagaimana disampaikan Ustaz Rahmat Baequni tentang kehancuran Israel di akhir zaman. Apakah angka-angka yang disampaikan beliau adalah fakta atau hanya pandangan matematika saja, kita kembalikan kepada Allah.

Wallahu A'lam

[Sindonews]

Iklan Bawah Artikel