Wali Allah Itu Rendah Hati, Tidak Mengaku-Ngaku Punya Ilmu Gaib

 

Mediadakwah.online - (Okezone.com) Jakarta - Banyak orang mengaku-ngaku sebagai wali Allah dan mempunyai karomah. Bahkan informasi itu beredar di media sosial. Apakah pantas seorang wali Allah melakukan hal itu, dan apakah perlu mengklaim dirinya seperti itu?

Soal hal ini Ustaz Sofyan Ruray mengingatkan firman Allah Ta'ala sebagai berikut:

فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

“Janganlah kamu mensucikan diri-dirimu sendiri, Allah yang lebih mengetahui siapa yang bertakwa.” [An-Najm: 32]

Sementara Asy-Syaikh Abdur Rahman bin Hasan rahimahullah berkata,

“...mengaku-ngaku sebagai wali adalah pensucian (rekomendasi) terhadap diri sendiri yang terlarang dalam firman Allah ta’ala,

فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ

'Janganlah kamu mensucikan diri-dirimu sendiri.' (An-Najm: 32)

Maka mengaku-ngaku dan mengklaim sebagai wali Allah itu bukanlah sifat para wali. Sifat para wali adalah merendah hati (tidak sombong), mengakui kekurangan diri dan takut kepada Rabb mereka. "Bagaimana mungkin ada wali yang mendatangi manusia dan mengatakan, 'Kenalilah kami adalah para wali, dan kami mengetahui ilmu ghaib," ucapnya dalam pesan yang diterima pada Sabtu (29/5/2021)

Hakikatnya yang mereka lakukan adalah usaha meraih kedudukan di hati-hati manusia dan mengejar dunia dengan mengaku-ngaku sebagai wali.

Baca juga : Klarifikasi Lengkap Ustadz Khalid Basalamah soal Viral Larang Nyanyi Indonesia Raya

"Cukuplah bagimu keadaan para sahabat dan tabi’in radhiyallahu’anhum, padahal mereka adalah pemimpin para wali, apakah mereka mengaku-ngaku sebagai wali dan memiliki ilmu ghaib sedikit saja," sebutnya.

Tidak demi Allah. Bahkan salah seorang dari mereka tidak mampu menguasai dirinya untuk menangis ketika membaca Al-Qur’an, seperti Sahabat Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu’anhu.

Sahabat Umar radhiyallahu’anhu, terdengar tangisannya bergemuruh di dalam dadanya dari belakang shaf, beliau menangis dalam sholatnya.

Dan pernah beliau membaca satu ayat dalam wirid beliau di satu malam, maka beliau menderita sakit selama beberapa malam yang membuat para sahabat menjenguk beliau.

(Okezone)

Iklan Bawah Artikel