Sebelum Pingsan, Ustadz Zacky Mirza Dibisiki Suara Aneh: Kalau Mau Lanjut yang Benar, Kalau Selesai, Selesai!

 

Mediadakwah.online - (KABAR BESUKI) - Baru-baru ini telah ramai diperbincangkan, bahwa saat berdakwah Ustad Zacky Mirza jatuh pingsan.

Telah terbongkar, setelah Ustad Zacky sadar ia membeberkan bahwa mendengar suara aneh yang berbisik lanjut atau berhenti.

Seketika ia sulit bernafas dan pingsan, setelah setengah jam mengalami pingsan ia bercerita pada sang istri.

Ternyata biasanya sebelum melakukan perjalanan untuk berdakwah Ustad Zacky pergi kerumah orang tuanya untuk berpamitan, dan meminta restu.

Saat pingsan ia sempat memikirkan kedua orangtuanya, saat itu ia tidak mampir kerumah orang tuanya dan tidak meminta maaf pada ayahnya.

Hal ini membuat Ustad tambah bersalah, Karena Ustad Zacky merasa gengsi untuk meminta maaf dahulu, karena ia sadar bahwa ia adalah anak pertama yang penuh ego.

"Sebenarnya itu (minta maaf kepada ayah) sudah pernah saya coba, saat saya ke Makassar, saya datang ke rumah orang tua, mamah sama papah saya, terus papah saya itu selalu kalau saya ke rumah nih, terus saya mau pulang, pasti nganterin saya sampai depan," ungkap Ustadz Zacky Mirza.

Ustad Zacky menjelaskan bahwa kedua orangtuanya sering mengantarkannya sampai depan rumah jika Ustad Zacky mampir.

"Habis nganterin sampai depan, selesai udah, terus saya suka nelpon (minta maaf), gitu dong A (Ustadz Zacky Mirza), kalau mau kemana-mana ke orang tua dulu," ungkapnya menirukan suara ayahnya.

Baca juga : Ceramah di Gereja Disorot Netizen, Gus Miftah: Orang Islam Dikafir-kafirkan

Saat hendak melakukan dakwah, Ustad Zacky jatuh pingsan, "Nah yang kemaren saya belum sempat ke orang tua. Padahal itukan ada 12 titik ya, di Batam itu sama ada 12 titik, terus di Pekanbaru ada 12 titik, nah itu memang saya berangkat itu hari pertama puasa, saya belum ke rumah beliau (ayah)," tandasnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak sempat pergi kerumah orangtuanya.

"Disaat (sebelum pingsan) tarik nafas berasa tidak nyampe, malah ulu hatinya yang sakit. Biasanya saya kalau habis ceramahkan do'a terus selesai. Ini kok habis do'a saya pengen di doain sama ibu-ibu dengan dibacakan dzikir, udah saya ajak itu kok nafas saya nggak nyampe," ucapnya.

Ustad Zacky merasa saat menarik nafas, tidak sampai, dan ulu hatinya terasa sakit. Bahkan saat nafasnya diturunkan tubuhnya tidak bisa bergerak.

"Pas yang ketiga itulah akhirnya, udah nggak kuat saya, saya bilang (dalam hati) kalau memang ini selesai disini, ya udah dan betul yang pertamakali muncul itu wajah orang tua," tuturnya.

Ternyata Ustad Zacky pernah curhat ke Ustad Dhanu, "Tapi jujur ustadz, kalimat dari ustadz dulu saya masih ingat dan saya sering cerita, saya sama babeh kenapa nggak akur, dan ustadz Dhanu sering bilang kayak gitu saya ingat banget," katanya.

Maka dari itu, dirinya memikirkan kemungkinan soal ayahnya yang keras terhadapnya telah membentuk Ustadz Zacky Mirza menjadi sosok pendakwah ternama.

"Makanya saya lebih banyak diam, saat berhadapan dengan orang tua, makanya sekarang diam terus, biasanya saya ngejawab terus, tapi setelah dinasihati ustadz Dhanu dan yang lain," mengenang curhatannya kepada Ustadz Dhanu pada masa silam.

"Karena saya sudah janji sama jama'ah, tapi karena ibu saya bilang, pulang, terus Ustadz Dhanu nge-WA, tadinya saya sudah keukeuh mau lanjut, cuman istri saya ngasih WA dari Ustadz Dhanu, sebab hanphone dipegang istri," ujarnya.

Ia melanjutkan ceritanya sesudah pingsan, bahwa Ustad Zacky ingin melanjutkan dakwahnya, namun ibunya meminta untuk pulang.

AKhirnya Ustad Zacky pulang, sebelumnya, Ustad Zacky Mirza akhirnya menanyakan sesuatu kepada Ustadz Dhanu soal pengalaman spiritualnya saat jatuh pingsan dibisiki sosok yang menyuarakan untuk dakwahnya lanjut atau selesai.

"Nah itu kok pas saya pingsan nggak sadar kurang lebih setengah jam, kayak ada yang bilang begini, 'mau lanjut apa nggak', terus pas saya tanya sama istri saya, tadi saya ngomong apa ya," ucapnya.

"Kayak ada yang bilang, gini 'kalau mau lanjut yang benar, kalau memang mau selesai, selesai disini,' jadi saya antara ada dan tiada. Nah itu belum pernah saya tanya pada siapapun itu satu pesan yang maksudnya nasihat, jadi sekarang saya lebih banyak diam," tuturnya.

Iklan Bawah Artikel