Dijelaskan dalam Al Quran, Ini Tanda-tanda Seseorang Mendapat Lailatul Qadar, Sudah Merasakannya?

 

Mediadakwah.online - (Tribunmaduro.com) - Malam istimewa Lailatul Qadar terjadi pada 10 hari terakhir Ramadhan. Namun, waktu tepanya tidak diketahui. Hal itu bertujuan agar umat Islam benar-benar beribadah di akhir bulan Ramadhan tidak hanya pada satu hari saja.

Lalu bagaimana umat Islam tahu bila dirinya mendapat Lailatul Qadar?

Adapun tanda-tanda atau ciri-ciri seseorang mendapatkan Lailatul Qadar yang dijelaskan oleh Ustaz Maulana.

Dikutip dari Kompas.com (grup TribunMadura.com), Ustaz Maulana mengatakan terdapat beberapa tanda-tanda seseorang kemungkinan mendapat malam Lailatul Qadar.

Tanda-tanda tersebut juga dijelaskan dalam Al Quran.

Pertama, orang tersebut takut berbuat dosa sehingga senantiasa bertaubat.

Terjadi perubahan dalam dirinya. Dari awalnya memelihara sifat buruk menjadi lebih baik.

"Berikutnya yakni orang tersebut memiliki perubahan sifat dari yang buruk menjadi baik. Misal awalnya pelit, lalu menjadi dermawan," kata Ustaz Maulana, Jumat (15/5/2020).

Orang yang mendapat Lailatul Qadar berubah menjadi damai.

Artinya, dalam kehidupan orang tersebut, berjalan tanda adanya pengganjal, seperti musuh ataupun kebencian.

Hidupnya menjadi lebih mudah karena Allah SWT memberikan petunjuk.

"Mereka yang bersungguh-sungguh, akan mendapatkan petunjuk, sehigga dimudahkan Allah mendapatkan banyak kebaikan," terang Ustaz Maulana.

Baca juga : Koh Hanny Kristianto : Kisah Mualaf Pemikul Salib Penginjil, Dulu Pembenci Kini Pecinta Islam

Hal itu sebagaimana diatur di dalam Al Quran:

"Orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Ankabut ayat 69).

Keistimewaan dan Amalan Malam Lailatul Qadar

Dosen IAIN Surakarta, Hj Ari Hikmawati, dalam program Tanya Ustaz di kalan YouTube Tribunnews.com, menjelasan keistimewaan Lailatul Qadar seperti yang tertuang dalam surat Al Qadr.

"Nah, ini yang tidak bisa ditentukan tanggalnya, banyak hadis yang menyebutkan adalah 10 hari terakhir dan diutamakan di hari ganjil."

"Tidak disebutkan tanggal yang pasti karena untuk kita menjemput bukan istilahnya mengadang," jelas Ari Hikmawati.

Ini karena Allah SWT tidak memberitahukan kapan tepatnya malam penuh kemuliaan tersebut

Sabda Rasulullah: "Carilah Malam lailatul qadar di Malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan." (HR. Imam Bukhari).

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata, "Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersungguh-sungguh di 10 terakhir di bulan Ramadhan lebih dari pada bersungguh-sungguhnya beliau di hari-hari lainnya." (HR. Muslim dan Ahmad).

Juga Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari sahabat 'Aisyah ra bahwa "dahulu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam " apabila telah masuk 10 terakhir beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malam-malamnya dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW juga memerintah Ummul Mukminin Aisyah untuk berdoa di malam-malam itu.

Surat Al Qadr

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

inna anzalnahu fi lailatil-qadr

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

wa ma adraka ma lailatul-qadr

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

lailatul-qadri khairum min alfi syahr

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

tanazzalul-mala`ikatu war-ruhu fiha bi`izni rabbihim, ming kulli amr

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

salamun hiya hatta matla'il-fajr

Artinya:

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar."

Malam Lailatur Qadar, Malam Istimewa

Ada tiga keistimewaan malam Lailatul Qadar.

Keistimewaan yang pertama adalah ketetapan atau penentuan, artinya pada bulan Ramadhan, tepat pada malam Lailatul Qadar, Allah menetapkan ketentuan-ketentuan untuk manusia.

Kedua, Lailatul Qadar berarti kemuliaan, banyak kemuliaan-kemuliaan yang terjadi, satu di antaranya yakni malam turunnya Alquran.

Makna malam seribu bulan, artinya malam yang lebih baik daripada malam-malam yang lain.

Ketiga, Lailatul Qadar diartikan sempit.         

Kata sempit di sini diartikan bahwa bumi ini sempit saat Lailatul Qadar karena para malaikat turun ke bumi yang seakan-akan bumi ini sempit.

Amalan Malam Lailatul Qadar

Beragam amal sunah dapat dikerjakan untuk mendapat kemuliaan malam Lailatul Qadar.

1. Amalan yang dicontohkan Rasulullah ketika malam Lailatul Qadar adalah melaksanakan itikaf di masjid.

"Harus banyak membaca doa di antaranya adalah Allahhumma innaka 'afuwwun, Tuhibbul 'afwa, Fa'fu 'anni, Rabbana atina fiddunya hasanah, Wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar," ujar Hj. Ari Hikmawati.

2. Perbanyak sedekah, berdoa, berselawat, dan salat

"Lailatul Qadar tentunya akan diterima bagi mereka yang sudah mempunyai hati yang bersih, 20 pertama puasa merupakan salah satu upaya kita untuk membersihkan hati, maka untuk 10 hari terakhir kita berharap untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar," jelasnya.

Doa Rasulullah untuk Mendapatkan Lailatul Qadar

عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا ؟ قَالَ : قُولِي : اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Aisyah berkata, "Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan Malam lailatul qadar, apa yang harus aku ucapkan?", beliau menjawab: "Ucapkanlah, Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anna" (Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pemaaf mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku)." (HR. Ibnu Majah, yang dishahihkan oleh Al Albani).

Dari hadist tersebut, doa Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

>>>> Lihat artikel asli

 

 

Iklan Bawah Artikel