Potret Makam Wanita Muslim Pertama Mati Sahid, Kisah Keimanannya Buat Hati Berguncang

 


Mediadakwah.online - (Merdeka.com) - Baru-baru ini beredar di media sosial menunjukkan penampakan makam dari wanita muslim pertama yang tengah mati sahid. Sosok tersebut adalah Sumayyah yang wafat akibat menerima siksaan dari musuh besar Nabi Muhammad SAW yakni Abu Jahal.

Di balik penampakan makam Sumayyah, ia juga dikisahkan memiliki iman yang luar biasa. Di tengah ketidakberdayaannya, dia tetap ingat kepada Allah SWT. Berikut adalah potret makam dari Sumayyah.

Penampakan Makam Sumayyah

Berikut ini adalah potret penampakan dari makam Sumayyah, yaitu wanita muslim pertama yang mati syahid. Makamnya pun begitu sederhana hanya dengan hiasan tumpukan batu. Bahkan apabila dilihat dari kejauhan tidaklah nampak seperti makam, namun seperti lahan kosong.

Diketahui ia dibunuh oleh musuh terbesar dari Nabi Muhammad SAW, yaitu Abu Jahal.

Para Kafir Tak Terima Sumayyah Masuk Islam dan Berikan Segala Siksaan

Dikisahkan bahwa Sumayyah beserta suaminya Yasir dan juga buah hatinya sudah memeluk agama Islam kala itu. Namun hal tersebut justru memancing amarah dari para kafir yang tidak terima, sehingga berbagai cara dilakukan agar Sumayyah menjadi kafir termasuk dengan memberikan siksaan.

"Termasuk siksaan yang mereka lakukan terhadap Sumayyah ini, dan datang Abu Jahal dengan orang-orang kafir lainnya. Mereka menyiksa Sumayyah sampai meninggal," seperti yang tengah dijelaskan dalam tayangan unggahan saluran Youtube Alman Mulyana.

Ditanam di Dalam Pasir dengan Panas 52 Derajat

Siksaan yang dilakukan oleh Abu Jahal dan juga para kaum kafir lainnya pada Sumayyah amatlah sadis. Dengan cara menanam tubuh Sumayyah di dalam pasir Arab yang panasnya mencapai 52 derajat.

"Mereka tanam di pasir yang panas, kita tahu kang kalau Arab ini bagaimana kalau sudah musim panas sampai 52 derajat. Kita tanpa ditanam di pasir pun merasakan panas," imbuh pria tersebut menceritakan.

Punya Iman Luar Biasa Tak Pernah Goyah Meskipun Disiksa

Sumayyah memiliki keimanan luar biasa walaupun baru saja masuk Islam pada saat itu. Meski dirinya disiksa dan ditanam di pasir panas, dirinya tetap mengucapkan kata dari lisannya 'Allah itu Esa'.

"Meski berhari-hari disiksa agar dirinya murtad, tetap yang terucap dari lisannya 'Ahad ahad ahad' Allah itu Esa, tidak pernah goyah, kalau kita bagaimana coba?," lanjut dia.

Mati Sahid

Melihat Sumayyah tak bisa dimurtadkan, akhirnya emosi Abu Jahal memuncak kala itu. Emosinya berujung pada tingkah laku jahiliyah yang diberikan kepada Sumayyah dengan menusuk kemaluan wanita tersebut dengan tombak, sehingga saat itu sahid lah kematiannya.

"Dengan sifat jahil dan kebohohannya, sehingga ia tusuk lah kemaluan Sumayyah dengan tombak. Seorang wanita lemah dan tua kala itu, sehingga syahidlah kematiannya," ungkap dia.

>>>> Lihat artikel asli

Iklan Bawah Artikel