Mujarabnya Doa Ibu, Ustadz Abdul Somad: Jangan Sebut Kata-kata Ini

 

Mediadakwah.online - (Sahijab.com) – Tidak ada doa yang lebih mujarab dibandingkan doa orang tua kepada anaknya. Maka setiap orang tua harus senantiasa menjaga lisannya, apalagi jika sedang marah kepada anak-anaknya.

Dalam sebuah hadist, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam bersabda sebagai berikut:

رِضَا الرَّبِّ فِى الرِّضَا الْوَالِدَيْنِ وَ سَخْطُهُ فِى سَخْطِهِمَا

Artinya: "Ridho Allah terletak pada ridho kedua orang tua, dan murka Allah terletak pada murka keduanya." (Riwayat Ath Thabarani)

Mujarabnya Doa Orang Tua Dituturkan Ustadz Abdul Somad

Dalam sebuah ceramahnya, Ustadz Abdul Somad (UAS) menceritakan sebuah kisah, bagaimana mujarabnya doa orang tua, terutama ibu. Dalam kanal Youtube religiOne, Sahijab mengutip isi dari ceramah UAS ini.

"Jangan doakan kejelekan terhadap anak-anakmu, wahai ayah, wahai ibu. Jangan pernah terlintas dalam hatimu. Apalagi sampai tercetus keluar dari lidahmu terlepaskan terucapkan ungkapan kata-kata yang tidak baik untuk anak-anak," ucap Ustadz Abdul Somad.

UAS menceritakan sebuah cerita, di mana yang pertama adalah saat seorang ayah yang sudah renta meminta anaknya untuk tidak pergi. Dan membantunya menggembalakan kambing-kambingnya. Namun, sang anak enggan malah ia meminjam uang dari saudaranya.

Dan, anak itu pun kemudian pergi meninggalkan ayahnya yang sudah tua. Rupanya, ayah dari anaknya berdoa kepada Allah Ta'ala. Dan, dalam doanya tersebut tidak ada kata kutukan atau kejelekan. Hanya memohon kuasa Allah Ta'ala ditunjukkan.

Apa yang terjadi kemudian, anak itu pun dalam perjalanannya mengalami kebutaan. Tidak bisa melihat sama sekali. Hingga akhirnya ia kembali lagi ke rumah ayahnya. Dan, saat itu juga, ayahnya menangis dan meneteskan air mata melihat anaknya tersebut.

Ayahnya menyesal, telah memohon doa kepada Allah Ta'ala untuk menunjukkan kekuasaan-Nya. Lalu kemudian, ayah anak tersebut pun berwudhu di tengah malam, bermunajat, berdoa dan memohon kesembuhan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ia kemudian menjulirkan lidahnya, dan menjilat kedua mata anaknya. lalu tiba-tiba mata anaknya ini kembali bisa melihat.

"Kun Fayakun, Allah menunjukkan kuasa-Nya. Maka seketika itu juga sang anak dapat melihat kembali. Allah kembali menunjukkan kekuasaan-Nya," lanjut UAS.

Sementara itu, di kisah yang kedua adalah ketika seorang anak membuat ibunya menangis, dengan menyakitinya. Dan, seketika itu juga ibunya mengucapkan kata-kata buruk semoga nyawa anaknya dicabut oleh Allah Ta'ala.

Dan, benar saja, tidak lama berselang nyawa anaknya telah dicabut Allah Ta'ala.

"Jangan sampai keluar kata-kata itu dari mulutmu, wahai ibu. Semarah apa pun, jangan sampai kau katakan kalimat yang dimurkai Allah Subhanahu Wa Ta'ala," tegas UAS.

>>>> lihat artikel asli

Iklan Bawah Artikel