Lebih Kaya daripada Jeff Bezos dan Bill Gates, Inilah 5 Fakta Sosok Muslim Terkaya di Dunia

 

Mediadakwah.online - (idntimes.com) - Di dunia modern saat ini, tiap tahunnya daftar orang terkaya selalu dimiliki oleh orang yang itu-itu saja. Selain itu, bahasan seputar berapa lama waktu yang diperlukan untuk menghabiskan harta orang-orang terkaya ini pasti membuat banyak orang tercengang. Walaupun demikian, orang-orang terkaya di zaman ini ternyata bukanlah orang terkaya sepanjang masa.

Gelar orang terkaya sepanjang sejarah dipegang oleh seorang penguasa asal Afrika Barat yang memerintah kerajaan Mali. Orang ini bernama Mansa Musa yang diyakini memiliki kekayaan yang hampir tidak terbatas dan tidak habis-habis kendati harta ini terus dibagi-bagikan. Untuk tahu lebih dalam seputar Mansa Musa, mari simak pembahasan ini.

1. Penguasa yang membuat Mali mencapai kejayaan

Dilansir laman National Geographic, Mansa Musa atau yang juga dikenal sebagai Musa I dari Mali merupakan seorang yang menguasai kerajaan Mali dari tahun 1312 M sampai 1337 M. Ia menggantikan raja sebelumnya, Abu Bakar II, yang menghilang di laut saat sedang menjelajahi Samudra Atlantik. Sebenarnya, Mansa Musa mewarisi kerajaan yang sudah makmur. Namun, di bawah kepemimpinan Mansa Musa, Mali menjadi salah satu kerajaan terkaya di Afrika. Mansa Musa pun berada di antara orang-orang terkaya di dunia.

Selama Mansa Musa memerintah, kerajaan kuno Mali tersebar di beberapa bagian Mali modern, Senegal, Gambia, Guinea, Niger, Nigeria, Cad, Mauritania, dan Burkina Faso. Mansa Musa juga mengubah Mali menjadi pusat pembelajaran yang canggih di dunia Islam.

2. Merupakan penguasa yang sangat dermawan

Pada tahun 1324 M, Mansa Musa melakukan ziarah ke Mekah dengan melewati Kairo. Namun, yang menarik adalah bahwa dirinya membawa perbekalan yang membuat semua orang tercengang. Dilansir laman Ancient History, Raja Afrika Barat ini membawa 100 unta yang masing-masing membawa 135 kilogram debu emas; 500 orang budak yang tiap orang membawa tongkat emas seberat 2,7 kilogram. Selain itu, ada ratusan unta yang membawa bahan makanan dan tekstil. Raja Mali ini juga memberikan 50 ribu dinar emas kepada sultan Mesir pada pertemuan pertama.

Mansa Musa memang seorang penguasa yang dermawan. Dalam perjalanannya, ia akan memberikan begitu banyak emas dan rombongannya akan berbelanja secara besar-besaran di pasar. Hal ini membuat nilai dinar emas di Kairo turun sebesar 20 persen dan perlu waktu 12 tahun bagi pasar emas yang banjir untuk pulih. Kunjungan Mansa Musa beserta rombongannya membuat semua pedagang Mesir berbahagia hingga menaikkan harga barang-barang dagangan.

3. Perjalanan haji yang mengubah Mali

Sekembalinya dari Mekah, Mansa Musa membawa para cendekiawan, birokrat pemerintah, dan arsitek dari Arab, salah satunya adalah arsitek Ishaq El Teudjin yang memperkenalkan teknik bangunan tingkat lanjut ke Mali serta merancang banyak bangunan di Mali.

Mansa Musa meningkatkan pendidikan Islam di Mali dengan membangun masjid, perpustakaan, dan universitas. Atas usahanya, Mansa Musa membawa peningkatan perdagangan, ulama, penyair, dan pengrajin, serta menjadikan Timbuktu menjadi salah satu kota terkemuka di dunia Islam. Hal ini kemudian membuat Mali dan Mansa Musa menjadi perhatian Eropa, dirangkum dari laman BlackPast.

4. Memperbaiki sistem administrasi di Afrika Barat

Organisasi dan kelancaran administrasi kerajaan Afrika murni; didirikannya University of Sankore; perluasan perdagangan di Timbuktu; inovasi arsitektur di Gao, Timbuktu, dan Niani; semuanya adalah berkat usaha administratif yang superior dari Mansa Musa. Selain itu, prinsip moral dan agama yang diajarkan juga bertahan setelah kematian Mansa Musa, dilansir dari laman History.

5. Merupakan manusia paling kaya sepanjang sejarah

Jika melihat daftar orang terkaya saat ini, pasti kamu akan tercengang akan jumlah harta mereka. Namun, bisa dibilang kekayaan orang-orang terkaya saat ini tidak ada apa-apanya dibanding Mansa Musa. Berbagai sumber menyebutkan bahwa Mansa Musa diyakini merupakan manusia terkaya sepanjang masa.

Dirangkum dari laman BBC, kekayaan Mansa Musa diperkirakan mencapai lebih dari $400 triliun (Rp5,673 kuantiliun). Ditambah, sifatnya yang murah hati dan senang membagi-bagikan harta sempat menghancurkan ekonomi seluruh negara. Kekayaan Mansa Musa berupa kerajaan yang membentang sekitar 2.000 mil dari Samudra Atlantik sampai ke Niger modern, termasuk area yang sekarang disebut Senegal, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Gambia, Guinea-Bissau, Guinea, dan Pantai Gading. Daratan yang begitu besar tersebut juga mengandung sumber daya yang besar dan berharga, seperti emas dan garam.

Sebagai penguasa, Mansa Musa memiliki akses yang hampir tidak terbatas ke sumber kekayaan yang paling berharga di dunia abad pertengahan. Wilayahnya juga merupakan pusat perdagangan utama yang memperdagangkan emas dan barang lainnya yang menjadi sumber kekayaannya.

Demikianlah gambaran seputar Mansa Musa, si manusia paling kaya sepanjang masa. Jika mengetahui kekayaan dan kebaikan sang penguasa Afrika Barat ini, tak mengherankan jika kisahnya masih terus dibahas dan disanjung.

>>>>> baca artikel aslinya

 

 

Iklan Bawah Artikel