Kisah "Tiap Hari Berjalan 40 Kilometer Jualan Kerupuk, Mbah Marjono Punya Mimpi Ingin Bangun Mushola"

 

Mediadakwah.online - Sungguh mulia keinginan beliau. Setiap orang tentu mempunyai harapan yang ingin diwujudkan sekali dalam hidupnya. Meski keinginan tersebut tak mudah untuk digapai, tetapi tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Itulah yang ditunjukkan oleh seorang kakek berikut ini.

Dilansir dari laman kitabisa.com, beliau adalah Mbah Marjono yang sehari-harinya jualan kerupuk keliling. Meski usia beliau sudah senja dan tubuhnya mulai bungkuk, tetapi beliau terus berjalan bahkan sampai 40 kilometer untuk berkeliling menjajakan kerupuk jualannya.

Beliau pun memikul dua bakul yang cukup berat berisi kerupuk setiap harinya. Beliau biasanya berjualan kerupuk di daerah Lampung mulai dari pagi hari sampai malam yaitu sejak pukul 09.00 sampai sekitar jam 22.00.


Kerupuk tersebut beliau dengan harga Rp. 6 ribu per bungkusnya. Meski tubuhnya sudah tak sekuat waktu masih muda, tetapi beliau tak pernah menyerah untuk mencari rezeki. Bahkan rasa letih tak beliau rasakan.

" Kalau saat perjalanan pulang, terkadang Mbah kehujanan malam-malam karena memang sudah tak kuat lari. Mbah hanya menutupi kerupuk yang masih penuh ini dengan kain karena takur basah, nanti tak bisa dijual lagi. Tak masalah baju Mbah basah kuyup, yang terpenting kerupuknya masih selamat dari hujan" , kata Mbah Marjono menceritakan perjuangannya berjualan kerupuk sampai malam hari.

Mbah Marjono pun selalu menyempatkan beribadah di samping berjualan kerupuk. Beliau pun ternyata punya mimpi yang begitu mulia yaitu Mbah Marjono ingin membangun mushola dan mengajar mengaji untuk anak-anak di sekitar rumahnya karena masjid di tempat beliau cukup jauh.

Iklan Bawah Artikel