Bolehkah Foto Prewedding? Begini Pandangan Ulama

 

Mediadakwah.online - (muslim.okezone.com) - Foto prewedding di zaman sekarang sepertinya menjadi bagian yang harus disiapkan kedua mempelai. Entah apa maksudnya? Sekadar mempertontonkan keharmonisan, kemesraan.

Namun bagaimana foto prewedding dengan pengambilan foto dengan objek yang begitu dekat antara calon pengantin pria dan perempuan dalam pandangan Islam?

Buya Yahya dalam video ceramah jelas menegaskanbahwa foto prewedding bukanlah kebiasaan yang berasal dari umat Islam.

“Itu bukan syiarnya orang mukmin, itu bukan kebiasaanya orang beriman,” jelasnya.

Beliau juga menambahkan cara yang seandainya fotonya dipisahkan, bukan juga termasuk ke dalam akhlak mulia.

Dalam surah Al Isra’ ayat 32, Allah SWT berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. Adapun perbuatan yang mendekati zina adalah bercampurnya laki-laki dan perempuan dalam suatu tempat dan bersentuhan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya.

Maka dari itu, sebagai umat Islam yang beriman hendaknya menghindari perbuatan yang mendekati zina ini.

Menggunakan foto prewedding sebelum ijab kabul bukanlah hal yang urgensi. Memberitahu kepada kerabat dan keluarga tentang acara pernikahan tidak perlu melakukan foto prewedding. Cukuplah dengan mengirimkan undangan kepada mereka.

>>>>> baca artikel asli

 

Iklan Bawah Artikel