"Allah Ridhoi Saya Menjemput Hidayah", Ini Kisah Mantan Anak Punk dengan Wajah Penuh Tato Jadi Muazin

 


Mediadakwah.online - (tribunnews.com) - Viral kisah seorang pria penuh tato dan kini hijrah di media sosial. Cerita tersebut terekam dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @terdalam_ pada Kamis (24/12/2020) lalu. Belakangan diketahui sosok pria itu adalah mantan anak punk.

Dalam videonya, pengunggah membagikan cerita hidup seorang pemuda penuh tato disekujur tubuhnya.

Pemuda tersebut mengenakan gamis panjang berwarna putih yang dilengkapi dengan sorban berwarna senada. Dari keterangan di video, rupanya pemuda tersebut sempat kabur dari Pondok Pesantren.

ia juga kabur dari rumah orang tuanya untuk hidup di jalanan sejak lulus SD atau saat ia berusia 12 tahun. Hal tersebut ia lakukan karena ingin dianggap keren oleh rekan-rekannya.

Kepada pengunggah video, pemuda tersebut menceritakan berbagai pengalaman kala ia hidup di jalanan.

Ia mengaku telah menato tubuhnya untuk pertama kali saat lulus dari SD. Kala itu, ia menato di bagian wajah, tepatnya di dekat matanya. Kemudian, ia melanjutkan tato di belakang tubuhnya, lalu di tangan hingga akhirnya di wajahnya.

"Tato pertama lulus SD (12 tahun) di air mata. Selanjutnya di belakang terus lama-lama di tangan lalu ke muka," katanya dalam video.

Namun, saat usianya menginjak 20 tahun, pemuda tersebut pun akhirnya kembali menemui keluarganya.

Kemudian, ia menetapkan hatinya untuk berubah menjadi lebih baik.

"Saya ngepunk di jalan bingung, kok begini terus. Sudah lewatin banyak pengalaman, termasuk lihat teman meninggal.

Akhirnya Allah ridhoi saya menjemput hidayah," ujarnya.

Pemuda tersebut mengaku lelah untuk terus hidup di jalanan.

Ia pun meminta bimbingan dari pamannya untuk membantunya berubah menjadi sosok yang lebih baik.

"Nggak ada yang maksa, saya putuskan hijrah, saya bilang 'om saya mau hijrah, mau ngilangin ini (cinta di dunia)', capek di jalan," katanya.

Mengenai tato yang bersarang di sekujur tubuhnya, ia mengaku sempat menyesalinya.

Namun, daripada terus hidup dalam penyesalan, ia memutuskan untuk fokus pada hal-hal lain, yang lebih baik."Semua orang itu pasti ada penyesalan sama tato, tapi kalau lama-lama kita sesalin, apa kita bisa menghilangkan tato dalam penyesalan?" ujarnya.

Kini, setelah memutuskan untuk berhijrah, pemuda tersebut banyak menghabiskan waktunya di masjid untuk menjadi muazin.

Kedepannya, ia berharap orang tuanya yang sedang sakit dapat diberi kesembuhan.

"Selalu doain orang tua yang lagi sakit, semoga diberi kesembuhan dan kesehatan," paparnya.

Sontak, cerita hidup anak punk yang kini menjadi muazin itu viral di media sosial.

Hingga Kini, video tersebut telah ditonton sebanyak 7,1 juta kali.

Video tersebut juga disukai lebih dari 274 ribu kali dan dikomentari dua ribuan warganet di TikTok.

"Semua orang itu pasti ada penyesalan sama tato, tapi kalau lama-lama kita sesalin, apa kita bisa menghilangkan tato dalam penyesalan?" ujarnya.

Kini, setelah memutuskan untuk berhijrah, pemuda tersebut banyak menghabiskan waktunya di masjid untuk menjadi muazin.

Kedepannya, ia berharap orang tuanya yang sedang sakit dapat diberi kesembuhan.

"Selalu doain orang tua yang lagi sakit, semoga diberi kesembuhan dan kesehatan," paparnya.

Sontak, cerita hidup anak punk yang kini menjadi muazin itu viral di media sosial.

Hingga Kini, video tersebut telah ditonton sebanyak 7,1 juta kali.

Video tersebut juga disukai lebih dari 274 ribu kali dan dikomentari dua ribuan warganet di TikTok.

Ia terakhir bertemu dengan pemuda tersebut pada Agustus 2020 lalu.

Namun, menurut pengunggah, pemuda tersebut bisa ditemui di Masjid Al-Istiqomah di Jalan Kusumawardani Raya, Pleburan, Semarang, Jawa Tengah.

"Kalau mau ketemu ke Masjid Al Istiqomah di Jalan Kusumawardani, Semarang. Dia sering jadi muazin disana," ujarnya kepada Tribunnews.

sumber : tribunnews.com/artikel asli

Iklan Bawah Artikel