8 Fakta Daud Kim, Penyanyi Kpop dan YouTuber Top Korea yang Masuk Islam

Mediadakwah.online - (republika.co.id) - YouTuber asal Korea bernama Jay (Daud) Kim baru beberapa bulan lalu resmi mengucap dua kalimat syahadat sebagai syarat resmi memeluk agama Islam. Ia mengumumkan diri menjadi seorang muslim melalui kanal YouTube dan Instagram pribadinya pada September 2019 silam.

Siapa Daud Kim? Berikut beberapa fakta menarik Daud Kim yang kini tengah menjalani ibadah puasa pertamanya sebagai seorang muslim.

Penyanyi

Daud Kim debut sebagai seorang penyanyi. Ia banyak mengcover lagu-lagu terkenal dalam dan luar Korea. Lagu-lagu yang biasa Daud nyanyikan umumnya adalah lagu-lagu yang sedang tren seperti, Fake Love dari BTS, Untitled milik G-Dragon sampai Despacito-nya Luis Fonsi dan banyak lagu mancanegara yang tengah tren lainnya.

Daud Kim juga dikenal oleh masyarakat Indonesia karena meng-cover lagu dari Rizky Febian yang berjudul Cukup Tahu namun dibawakan dengan versi Bahasa Korea.

YouTuber

Ayah Daud Kim kehilangan pekerjaan dan membuatnya berhenti dari musik dan bekerja hal lain. Namun karena sangat suka melakukan hal-hal kreatif, Daud Kim mulai membuat konten di YouTube.

Kim kini memiliki 1,74 juta subscribers di kanal YouTube miliknya. Daud Kim sering mengunggah vlog keseharian dan konten tentang Islam.

Tertarik dengan Islam Setelah ke Indonesia

Sebagai penyanyi, Daud Kim mendapat kesempatan untuk datang ke Indonesia guna menjadi salah satu bintang tamu di Korean Festival.

Daud Kim yang dulu memandang takut Islam, berubah pandangannya setelah berkunjung ke Indonesia. Ia mulai tertarik dengan Islam karena melihat banyaknya muslim Indonesia yang ramah, baik, dan memakai hijab sebagai bentuk kebanggan.

Buat Konten tentang Islam

Setelah mampir dari urusan kerjanya di Indonesia, Daud Kim semakin tergerak untuk membuat konten yang berisikan tentang Islam, muslim, hijab, makanan halal, dan lain sebagainya.

Baru-baru ini dikutip dari kanal YouTubenya, dia baru mengunggah video terbaru bagaimana membuat masakan berbuka puasa, yaitu nasi briyani yang identik dengan makanan Timur Tengah.

Selain itu, dia juga selalu membuat konten wawancara orang atau ahli agama untuk terus mendalami tentang Islam. Ia juga turun ke jalan untuk melakukan sosial experiment guna mencari pendapat dari orang Korea asli bagaimana mereka memandang Islam.

Masuk Islam

Daud Kim masuk Islam pada September 2019 lalu. Itu ia utarakan di kanal YouTubenya dan Instagramnya.

"Assalamualaikum. Sejak saya tertarik pada Islam, banyak hal dalam hidup saya telah berubah. Sebenarnya saya belum sepenuhnya siap, tetapi saya akan mencoba menjadi Muslim yang baik selangkah demi selangkah.

Meskipun sebelumnya saya telah banyak berbuat dosa, saya ingin bertobat dari dosa-dosa saya dan berdiri di depan Allah.

Meskipun saya bukan seorang Muslim dari lahir, saya tahu bahwa Allah selalu bersama saya. Terima kasih kepada-Nya untuk memberi saya sinyal dan membantu saya untuk mengenalinya.Terima kasih kepada-Nya untuk menunjukkan jalan yang benar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya."

Alasan Masuk Islam

Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat 25 September 2019, beberapa hari berselang pada 2 Oktober 2019, Kim membuat sebuah konten video dengan judul, “Kenapa saya jadi muslim | Daud Kim."

Di dalam video tersebut dia bercerita ada dua alasan kenapa dia mantap memeluk Islam sebagai orang asli Korea. Salah satunya adalah pengaruh keadaan muslim Indonesia yang membuatnya tersentuh.

Pertama, masyarakat muslim Indonesia yang ramah sangat bertolak belakang dengan apa yang ia pikirkan selama ini. Dan yang kedua adalah, banyaknya muslimah Indonesia yang menutupi rambutnya dengan hijab, padahal negara ini beriklim panas.

Kim bertanya kepada salah seorang perempuan Indonesia tentang hal ini yang juga penggemarnya. Ketika mendengar jawabannya, Kim merasa takjub.

Ganti Nama dari Jay ke Daud

Setelah resmi memeluk Islam, dia langsung mengubah namanya yang tadinya Jay Kim menjadi Daud Kim yang bernuansa Islam.

Awalnya, saat Kim dilahirkan, Ia diberikan nama katolik David. Namun Kim berpikir rasanya masuk akal juga jika ia mengubah namanya menjadi Daud, karena maknanya sama. Daud dari bahasa Arab kemudian David dari bahas Tiberia.

Puasa Perdana

Bulan puasa tahun 2020 ini menjadi Ramadhan Pertama Kim sebagai muslim. Rasa bahagianya ini juga tertuang dalam sebuah konten video miliknya berjudul, “Akhirnya Ramadhan Pertamaku!! | Ramadhan Mubarak,” yang diunggah pada 24 April 2020 kemarin dan sudah ditonton lebih dari 400 ribu orang. Ia meminta saran kepada followers-nya bagaimana harus menyiapkan diri di Ramadhan pertamanya ini.

>>>>> lihat artikel asli


Iklan Bawah Artikel