Mengenang Ustadz Ahmad Sukina, Pimpinan MTA yang Sejak Muda Ingin Jadi Guru Agama

Mediadakwa.online - Pemimpin Majlis Tafsir Al-Qur'an almarhum Ustadz Drs H Ahmad Sukina telah dimakamkan di pemakaman muslim Kaliboto, Mojogedang, Karanganyar. Berdasarkan keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia dari Yayasan Majlis Tafsir Al-Qur’an, pria kelahiran Gawok, Gatak, Sukoharjo pada 27 Oktober 1948 ini menghembuskan nafas terakhir pada Kamis 25 Februari 2022 sekira pukul 03.48 WIB. 

Almarhum meninggal diusia 73 tahun di rumah sakit umum daerah (RSUD) Moewardi karena sakit. Dari biodata yang diterima MNC Portal Indonesia, almarhum meninggalkan seorang istri, 8 anak, dan 19 orang cucu.Ia merupakan anak dari pasangan Siti Sa’diyah dan Muhammad Bisri.

Almarhum Ustadz Sukino memegang nahkoda MTA, sepeninggal Al Ustadz Abdullah Thufail Saputra, pendiri MTA pada 15 September 1992. Almarhum terpilih secara aklamasi memimpin MTA hingga akhir hayat. Dibawah kepemimpinan almarhum Ustadz Sukino, MTA semakin tumbuh subur dan berkembang ke berbagai penjuru Nusantara dari Aceh sampai Merauke. Saat ini MTA memiliki lebih dari 132 perwakilan dan 471 cabang di seluruh Indonesia.

Hingga tutup usia, beliau memimpin MTA selama 29 tahun dan membawa visi dakwah Islam yang dilakukan oleh MTA di kancah nasional. Cita-cita Almarhum Ustadz Ahmad Sukina sejak kecil, ingin menjadi guru agama. Kedua orangnya mendukung cita-cita anaknya. 

Usai menamatkan pendidikan di Jurusan Tarbiyah, Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) yang sekarang dikenal sebagai Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). sumber artikel

Iklan Bawah Artikel